BREAKING NEWS

SOROT TAJAM! Dugaan Penampungan Solar Subsidi di Rubae Pinrang, LG Alias La Gonrong Mengaku Barang Lama Telah Dijual, Polda Sulsel Didesak Turun Tangan

ket Foto Ilustrasi 

PRESISIKU.COM | PINRANG, SULAWESI SELATAN — Dugaan penampungan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di wilayah Rubae, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan. Aparat penegak hukum, khususnya Polda Sulawesi Selatan, didesak segera melakukan penyelidikan terhadap aktivitas yang diduga melibatkan LG alias La Gonrong.


Berdasarkan informasi yang dihimpun media, pada Minggu malam, 18 Oktober 2026, sekitar pukul 23.00 WITA, terpantau aktivitas pengisian BBM ke sebuah mobil tangki industri berwarna biru polos tanpa identitas atau nama perusahaan di kediaman yang disebut milik La Gonrong.


Aktivitas tersebut memunculkan pertanyaan mengenai asal-usul solar yang diisikan, legalitas tempat penyimpanan, serta tujuan distribusi BBM tersebut. Jika benar BBM yang ditampung merupakan solar bersubsidi yang dialihkan untuk kepentingan industri, maka dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pembuktian oleh aparat berwenang.


La Gonrong Akui Solar Lama Telah Dijual

Saat dikonfirmasi oleh media, La Gonrong tidak membantah adanya aktivitas terkait solar tersebut. Ia mengaku bahwa stok solar yang sebelumnya dimilikinya telah dijual setelah menerima informasi agar menghentikan sementara aktivitas.

“Iya, Pak, itu barang lama saja. Jual semua karena ada instruksi untuk tiarap,” ungkap La Gonrong kepada awak media.



Ia kembali menyampaikan bahwa solar di gudangnya sudah tidak ada karena seluruh stok telah dijual. Ia juga menyebut adanya informasi bahwa tim dari Polda Sulawesi Selatan sedang turun melakukan kegiatan.



“Tidak adami solar di gudangku, Pak. Saya sudah jual semua karena kami diinformasikan untuk tiarap, karena ada tim turun dari Polda,” ujarnya.



Pernyataan tersebut menjadi salah satu informasi yang perlu didalami lebih lanjut. Namun, pengakuan mengenai penjualan stok lama maupun penyebutan instruksi untuk menghentikan aktivitas belum dengan sendirinya membuktikan adanya tindak pidana.



Ketika ditanya mengenai mobil tangki berwarna biru polos tanpa merek perusahaan yang terpantau melakukan pengisian, La Gonrong belum memberikan penjelasan terperinci sebagaimana informasi yang diterima media.



Polda Sulsel Didesak Periksa Pemilik dan Telusuri Mobil Tangki

Atas temuan dan keterangan tersebut, Polda Sulawesi Selatan didesak segera memanggil dan memeriksa LG alias La Gonrong guna mengklarifikasi dugaan penampungan serta distribusi BBM bersubsidi di Rubae, Kabupaten Pinrang.

Penyelidikan diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan pemilik lokasi. Aparat juga perlu menelusuri asal-usul BBM, dokumen perolehan dan penjualan, identitas pemilik maupun operator mobil tangki, serta tujuan akhir distribusi bahan bakar tersebut.



Selain itu, pihak berwenang perlu memastikan apakah lokasi tersebut memiliki perizinan yang dipersyaratkan dan apakah terdapat pelanggaran terhadap ketentuan distribusi BBM bersubsidi.

Jika ditemukan bukti yang cukup mengenai penyalahgunaan BBM bersubsidi, aparat diminta menindaklanjuti perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Publik juga berhak memperoleh penjelasan yang transparan mengenai dugaan aktivitas tersebut, terutama apabila BBM yang semestinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak diduga dialihkan ke jalur distribusi lain.



Jangan Biarkan Dugaan Ini Menggantung

Polda Sulsel diharapkan memberikan perhatian serius terhadap informasi tersebut dengan mengedepankan pemeriksaan berbasis bukti, bukan sekadar berdasarkan dugaan maupun keterangan sepihak.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Polda Sulsel mengenai dugaan aktivitas di Rubae tersebut. Konfirmasi dari pihak kepolisian, termasuk hasil pemeriksaan apabila dilakukan, masih diperlukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

Media tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi La Gonrong maupun pihak-pihak terkait, termasuk pemilik mobil tangki yang dimaksud


( Tim Media ) 


Posting Komentar