Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Sambangi Ponpes Miftahul Jihad di Hari Santri Nasional
MAJENE PRESISIKU.COM – Memperingati Hari Santri Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, Bripka Ahmadi, menyambangi Pondok Pesantren Miftahul Jihad Tande yang berlokasi di Lingkungan Purrau, Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan sambang tersebut menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan edukatif, sekaligus memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Bripka Ahmadi memberikan imbauan dan edukasi kepada para santri mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, mulai dari bahaya pergaulan bebas, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga perilaku perundungan atau bullying.
Ia mengingatkan para santri agar senantiasa menjaga pergaulan, membentengi diri dengan nilai-nilai agama, serta bijak dalam bertindak dan mengambil keputusan. Menurutnya, lingkungan pertemanan yang positif dan sikap saling menghormati merupakan faktor penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak baik dan bertanggung jawab.
Selain itu, para santri juga diajak untuk tidak melakukan tindakan perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial. Sikap saling menghargai, peduli terhadap sesama, dan berani melaporkan tindakan yang merugikan orang lain perlu ditanamkan guna menciptakan lingkungan pesantren yang nyaman dan harmonis.
Momentum Hari Santri Nasional ini juga menjadi pengingat pentingnya peran santri sebagai generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, disiplin, serta kesadaran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Banggae berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan lingkungan pendidikan keagamaan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di pesantren diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan sekaligus memperkuat sinergi dalam mencegah berbagai perilaku menyimpang sejak dini.
Dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi langsung, Polri terus berupaya membangun kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk para santri sebagai generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa.
