Polisi Bersama Masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Ngopi Bareng Warga dan Media Serap Aspirasi Kamtibmas
MAJENE PRESISIKU.COM - Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui patroli dengan pendekatan formal. Bagi Polri, duduk bersama warga, mendengarkan cerita serta memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Hal tersebut ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Polres Majene, AIPDA Henri Suseno, saat melaksanakan patroli sambang sekaligus berdialog bersama warga dan insan pers di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Selasa (19/10/2026).
Dengan suasana yang santai sambil ngopi bareng, AIPDA Henri membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai informasi, keluhan maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, warga diajak untuk tidak ragu menyampaikan setiap potensi gangguan kamtibmas yang ditemui. Bhabinkamtibmas juga mengingatkan pentingnya kepedulian bersama, sebab menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Pendekatan tersebut dinilai efektif karena komunikasi yang dibangun dalam suasana kekeluargaan dapat membuat warga lebih terbuka dalam menyampaikan kondisi yang sebenarnya terjadi di lingkungan mereka. Informasi dari masyarakat selanjutnya menjadi bahan bagi kepolisian untuk menentukan langkah pencegahan maupun penanganan secara cepat dan tepat.
Kapolsek Banggae IPTU Hasbi mengatakan, kegiatan sambang merupakan salah satu cara Polri untuk memastikan kehadiran anggota benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat dengan warga.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat polisi ketika ada persoalan, tetapi juga merasakan kehadiran polisi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui sambang dan dialog seperti ini, kami dapat mendengar langsung aspirasi serta keluhan warga sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini,” ujar IPTU Hasbi.
Menurutnya, komunikasi dua arah antara polisi dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman. Warga diharapkan berperan aktif menjaga situasi di lingkungannya serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, di mana kepolisian hadir bukan sekadar melakukan pemantauan, tetapi membangun kedekatan, mendengar aspirasi dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai persoalan kamtibmas.
Melalui pola pendekatan yang humanis dan dialogis tersebut, Polsek Banggae Polres Majene terus mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang peduli terhadap keamanan, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Banggae tetap aman, tertib dan kondusif.
