Kapolres Wajo Minta Orangtua Awasi Pergaulan Anak untuk Cegah Geng Motor
WAJO,PRESISIKU.COM – Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya mengimbau para orangtua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak sebagai langkah mencegah keterlibatan dalam aksi geng motor dan kenakalan remaja.
Pengawasan tersebut perlu dilakukan sejak dini, baik di lingkungan tempat tinggal maupun saat anak beraktivitas di luar rumah. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi keterlibatan remaja dalam aksi kekerasan, tawuran, konvoi yang meresahkan masyarakat, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
Kapolres Wajo menegaskan, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sekaligus mencegah mereka terpengaruh lingkungan pergaulan yang negatif.
Orangtua diharapkan mengenali lingkungan pertemanan anak, mengetahui aktivitas sehari-hari, serta memperhatikan waktu dan tujuan anak ketika keluar rumah. Selain itu, pengawasan terhadap penggunaan media sosial juga perlu ditingkatkan, mengingat platform digital dapat dimanfaatkan untuk mengajak remaja mengikuti kegiatan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Orangtua harus hadir dalam kehidupan anak, bukan hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan perhatian, arahan, dan pengawasan terhadap pergaulannya. Jangan sampai kita baru menyadari anak terlibat masalah ketika semuanya sudah terjadi,” tegas Douglas, Jumat (9/10/2026).
Menurut Douglas, komunikasi yang terbuka antara orangtua dan anak menjadi salah satu upaya penting untuk membangun karakter serta menanamkan kesadaran mengenai pentingnya menaati aturan.
Anak juga perlu diberikan pemahaman tentang risiko dan konsekuensi hukum dari tindakan kekerasan, tawuran, maupun perilaku lain yang melanggar ketentuan hukum.
Selain keluarga, pihak sekolah dan masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam membimbing serta mengawasi perkembangan generasi muda. Sinergi berbagai pihak dinilai diperlukan agar remaja tidak mudah terpengaruh ajakan kelompok yang melakukan aktivitas meresahkan.
Kapolres Wajo turut mengajak para remaja untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan positif, seperti berolahraga, mengikuti kegiatan keagamaan, serta terlibat dalam aktivitas sosial yang bermanfaat.
“Pencegahan kenakalan remaja merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak orangtua, pihak sekolah, dan seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan bekerja sama menjaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berprestasi, dan taat hukum,” ujarnya.
Polres Wajo berharap peningkatan pengawasan keluarga, komunikasi yang baik antara orangtua dan anak, serta kepedulian masyarakat dapat menjadi langkah preventif dalam menekan kenakalan remaja.
Melalui upaya bersama tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Wajo diharapkan tetap aman dan kondusif.
humas

