TNI Bangun Jembatan Perintis Garuda, Hubungkan Kampung Tua Kunyi dan Sentra Pertanian Warga
POLEWALI MANDAR PRESISIKU.COM – Kodim 1402/Polewali Mandar memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda jenis gantung sepanjang 45 meter di Dusun Kunyi, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar. Pembangunan diawali dengan doa bersama yang dihadiri personel TNI, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat, Rabu (1/7/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda yang dilaksanakan melalui skema karya bakti TNI bersama masyarakat untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
"Alhamdulillah hari ini kita menggelar doa bersama sebagai tanda dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Kunyi. Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat," kata Ikhwan.
Ia menjelaskan, jembatan gantung sepanjang 45 meter itu akan menghubungkan jalan poros Desa Kunyi menuju Kampung Kunyi yang selama ini dipisahkan oleh aliran sungai.
Menurutnya, keberadaan jembatan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi jalur strategis untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama warga.
"Harapan kita, setelah jembatan ini selesai, konektivitas masyarakat semakin baik. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih mudah sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Ikhwan mengatakan jembatan tersebut juga memiliki nilai historis karena akan membuka akses menuju Kampung Kunyi yang oleh masyarakat setempat diyakini sebagai salah satu kawasan permukiman tertua di Desa Kunyi.
Di kawasan tersebut masih terdapat bangunan Masjid Tua Kunyi yang sudah tidak lagi digunakan sebagai tempat ibadah, serta jejak bekas permukiman lama yang hingga kini masih dikenal masyarakat sebagai bagian dari sejarah awal terbentuknya Desa Kunyi.
Sementara itu, Kepala Desa Kunyi, Anri, menyampaikan apresiasi kepada TNI karena kembali membangun jembatan di wilayahnya.
Menurutnya, pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan jembatan ketiga yang dibangun TNI di Desa Kunyi dalam beberapa tahun terakhir.
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Ini merupakan jembatan ketiga yang dibangun oleh TNI di Desa Kunyi. Jembatan pertama dibangun melalui program TMMD yang menghubungkan Dusun Tappang dan Tondok Bakaru. Jembatan kedua adalah Jembatan Perintis Garuda jenis Armco di Dusun Tondok Bakaru yang kini selesai. Sekarang kembali dibangun jembatan gantung menuju Kampung Kunyi," katanya.
Ia menilai keberadaan jembatan tersebut tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga memudahkan akses menuju kawasan kampung tua yang memiliki nilai sejarah bagi warga Desa Kunyi.
"Di Kampung Kunyi masih terdapat Masjid Tua Kunyi yang sudah tidak difungsikan lagi serta bekas-bekas permukiman lama yang menjadi bagian dari sejarah desa kami.
Kami berharap dengan adanya jembatan ini masyarakat semakin mudah menjangkau kawasan tersebut, sekaligus menjadi upaya menjaga dan memperkenalkan sejarah lokal kepada generasi muda," ujar Anri.
Program Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Polewali Mandar terus menunjukkan perkembangan.
Sejumlah jembatan telah rampung dan dimanfaatkan masyarakat, sementara beberapa titik lainnya masih dalam tahap pembangunan sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa
Redaksi//MLS
