Sudah hampir setahun pasca Bencana BNPB Pusat belum bayarkan Sewa alat Ke Pengusaha Lokal Di Gayo Lues
GAYO LUES PRESISIKU.COM (29/10/2026)— Memasuki hitungan 30 hari menuju satu tahun pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues akhir tahun 2025 lalu, para penyedia jasa (rekanan) lokal mulai menjerit. Pasalnya, pembayaran sewa alat berat untuk penanganan darurat bencana tak kunjung dibayarkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.
Tersendatnya pencairan dana ini menyebabkan modal operasional para pengusaha lokal tertahan hingga hampir setahun, memicu kekhawatiran akan terjadinya kebangkrutan massal di tingkat daerah.
Menurut informasi sebelumnya dari pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Darurat,Furcon kendala utama belum cairnya dana tersebut disebabkan oleh keterlambatan pengusulan berkas administrasi dan Surat Perintah Membayar (SPM) ke tingkat pusat.
Furcon yang kembali dikorfimasi melalui pesan singkat mengatakan bahwa salah satu timnya sudah koordinasi dengan kalak BPBD Gayo Lues,namun koordinasi pembayaran tersebut tak pernah disampaikan ke pihak Pengusaha Lokal.
Ditempat terpisah A Salah satu pengusaha lokal mengatakan bahwa keterlambatan pembayaran ini telah merugikan pihaknya,untuk biaya perawatan alat belum lagi gaji operator semuanya tersendat.ungkapnya.
Kami berharap jangan sampai lewat tahun ini dibayarkan oleh BNBP ,apabila tidak dibayarkan juga maka kami akan menempuh jalur dengan cara menggugat pihak-pihak terkait,tegas A.(tim)
