Lewat Sambang Keagamaan, Polres Majene Bangun Kemitraan dan Kepercayaan Masyarakat
MAJENE PRESISIKU.COM – Mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan sambang maupun patroli keamanan, tetapi juga melalui pendekatan keagamaan yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Hal inilah yang dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Majene melalui kegiatan sambang keagamaan dengan menggelar ibadah Shalat Dhuha bersama warga di Masjid Agung Ilaikal Mashiir, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Majene, AKP Muh. Irwan, bersama personel Sat Binmas. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah jamaah menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya tokoh agama, pengurus masjid, dan warga yang aktif dalam kegiatan keagamaan.
Melalui momentum ibadah tersebut, Sat Binmas tidak hanya berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan itu, personel Sat Binmas turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jamaah agar senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama, mempererat persatuan, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan maupun mengganggu ketenteraman lingkungan.
Kasat Binmas Polres Majene AKP Muh. Irwan menyampaikan bahwa sambang keagamaan merupakan salah satu pendekatan pembinaan masyarakat yang mengedepankan sisi humanis, religius, dan persuasif dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Melalui kegiatan sambang keagamaan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah. Kami berharap hubungan yang baik ini dapat menjadi landasan kuat dalam membangun kemitraan untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Majene agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Muh. Irwan.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami mengajak jamaah untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta segera menyampaikan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat juga penting untuk menyerap informasi dan aspirasi warga terkait perkembangan situasi kamtibmas. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih dini sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.
Pendekatan melalui kegiatan keagamaan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Majene dalam membangun kepercayaan publik. Dengan hadir di tengah aktivitas masyarakat, kepolisian diharapkan semakin mudah dijangkau serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara humanis.
Melalui kegiatan sambang keagamaan di Masjid Agung Ilaikal Mashiir tersebut, Sat Binmas Polres Majene berharap sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang religius, harmonis, serta senantiasa aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Majene.
