Rumah Panggung di Belawa Wajo Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 40 Juta
WAJO PRESISIKU.COM — Satu unit rumah panggung milik Muh. Jalil (48), warga Dusun Tippulu, Desa Sappa, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, terbakar pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 09.30 Wita.
Kapolsek Belawa IPTU Awal Syahrani mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Mail (43), yang saat itu sedang membersihkan mesin somel kayu.
"Saksi melihat asap hitam tebal dari rumah panggung yang digunakan sebagai tempat istirahat. Saat naik ke rumah, saksi melihat api sudah membesar dan membakar bagian dinding rumah," kata IPTU Awal Syahrani.
Menurutnya, saksi kemudian segera mematikan meteran listrik dan menghubungi pemilik somel, Muh. Jalil. Selanjutnya, pemilik rumah menghubungi petugas pemadam kebakaran Sektor Belawa.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 Wita setelah satu unit mobil pemadam kebakaran Sektor Belawa tiba di lokasi," ujarnya.
IPTU Awal Syahrani menjelaskan, berdasarkan keterangan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Saat kejadian, terdapat sebuah charger telepon seluler yang masih terpasang pada stop kontak listrik di dalam rumah.
"Untuk dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting arus listrik. Namun, kami tetap melakukan pemeriksaan dan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kebakaran," kata Awal Syahrani.
Akibat kebakaran tersebut, rumah panggung mengalami kerusakan dengan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 40 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Belawa langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi.
"Personel sudah mendatangi TKP, melakukan olah TKP dan memasang police line. Situasi sampai saat ini tetap aman dan kondusif," ujarnya.
Kapolsek Belawa IPTU Awal Syahrani mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh korsleting listrik.
Ia meminta warga rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, kabel, stop kontak, serta peralatan elektronik yang digunakan di rumah.
"Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, kabel, stop kontak dan peralatan elektronik. Jika ada kabel yang rusak atau sambungan listrik yang tidak layak, segera diperbaiki untuk mencegah terjadinya korsleting," katanya.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak menggunakan terlalu banyak colokan pada satu sumber listrik karena dapat menyebabkan panas berlebih dan memicu kebakaran.
"Jangan meninggalkan rumah dalam kondisi peralatan elektronik masih menyala atau terhubung dengan listrik. Pastikan kompor, peralatan elektronik dan sumber listrik lainnya sudah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah," ujar Awal Syahrani.
Ia berharap masyarakat segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani secepat mungkin.
"Yang paling penting adalah kewaspadaan bersama. Jika melihat asap atau api, segera lakukan tindakan awal yang aman dan laporkan kepada petugas agar api tidak meluas," pungkasnya.
KASI HUMAS POLRES WAJO

