BREAKING NEWS

Jembatan Perintis Garuda di Desa Kunyi Masuk Tahap Pengecoran, Warga Mimpi Kawasan Wisata Kian Berkembang

 



POLEWALI MANDAR PRESISIKU.COM  – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tipe gantung di Dusun Kunyi, Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terus menunjukkan progres. Memasuki pekan kedua pengerjaan, pembangunan kini berlanjut ke tahap pengecoran blok angkur di kedua sisi jembatan, Sabtu (11/7/2026).


Pengecoran dilakukan secara gotong royong oleh personel Kodim 1402/Polman bersama masyarakat setempat. Di bawah cuaca cerah, adukan beton terus dialirkan ke pondasi blok angkur yang nantinya menjadi penyangga utama jembatan gantung tersebut.


Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan progres pembangunan di sejumlah titik Jembatan Perintis Garuda berjalan sesuai rencana. Salah satunya di Desa Kunyi yang kini telah memasuki tahap penting dalam pembangunan.


"Alhamdulillah, cuaca sangat mendukung sehingga pekerjaan berjalan lancar. Saat ini pembangunan jembatan gantung di Desa Kunyi sudah memasuki tahap pengecoran blok angkur di kedua sisi," kata Letkol Ikhwan.


Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan prajurit TNI bersama masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan Program Jembatan Perintis Garuda yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat konektivitas desa.


"Gotong royong yang kita lihat setiap hari menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih cepat ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama. Inilah semangat yang ingin terus kita hidupkan," ujarnya.


Bagi warga Desa Kunyi, pembangunan jembatan itu bukan sekadar menghadirkan akses baru, tetapi juga membawa harapan bagi masa depan desa.


Mursam, salah seorang warga, mengaku bersyukur impian masyarakat yang telah lama menantikan jembatan akhirnya mulai terwujud.


"Selama ini kami menunggu jembatan ini. Kalau sudah selesai nanti, akses ke sawah dan kebun jauh lebih mudah. Kami sangat bersyukur karena akhirnya pembangunan dimulai," katanya.


Menariknya, proses pembangunan jembatan justru menjadi perhatian masyarakat. Setiap hari warga datang menyaksikan perkembangan pekerjaan. Bahkan tidak sedikit pengunjung wisata alam yang sengaja berhenti untuk melihat langsung aktivitas gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat.


Desa Kunyi memang dikenal memiliki panorama alam yang masih asri. Sungai berbatu dengan aliran air yang jernih menjadi salah satu tujuan wisata favorit masyarakat, termasuk wisatawan dari berbagai daerah di Polewali Mandar maupun kabupaten tetangga.


Warga berharap, setelah jembatan selesai dibangun, kawasan wisata alam Kunyi akan semakin mudah dijangkau sehingga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor pertanian sekaligus pariwisata.


Di tengah deru mesin molen dan suara cangkul yang silih berganti, harapan itu perlahan mulai dibangun. Bukan hanya jembatan yang menghubungkan dua tepi sungai, tetapi juga jembatan yang menghubungkan akses ekonomi, pertanian, pendidikan, hingga masa depan Desa Kunyi. 



(Redaksi)

Posting Komentar