Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Berhasil Mediasi Perselisihan Warga, Kesalahpahaman di Media Sosial Berakhir Damai
MAJENE PRESISIKU.COM – Peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali terlihat melalui penyelesaian permasalahan warga secara humanis. Bertempat di rumah Kepala Lingkungan Moloku, Kelurahan Banggae, Kabupaten Majene, Selasa malam (21/7/2026), Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Brigpol Abdul Rahim bersama pemerintah setempat berhasil memediasi perselisihan dua warga binaannya melalui pendekatan problem solving.
Mediasi tersebut mempertemukan pihak pertama, DR, dengan pihak kedua, SM, yang sebelumnya terlibat kesalahpahaman akibat unggahan di media sosial. Permasalahan bermula pada Jumat (17/7/2026), ketika seorang wanita ,Nurjannah, mengirimkan tangkapan layar (screenshot) sebuah status Facebook kepada DR. Isi unggahan tersebut dinilai mengandung kata-kata yang menyinggung kondisi fisik sehingga membuat DR merasa tersinggung.
Merasa menjadi sasaran unggahan itu, DR menduga status tersebut dibuat oleh SM menggunakan akun palsu (fake account). Dugaan tersebut memicu ketegangan, terlebih kedua belah pihak diketahui pernah memiliki perselisihan sebelumnya.
Melihat situasi yang berpotensi berkembang menjadi konflik, Kepala Lingkungan Moloku kemudian meminta bantuan Bhabinkamtibmas Brigpol Abdul Rahim untuk memfasilitasi penyelesaian melalui mediasi.
Dengan mengedepankan pendekatan persuasif, dialog, dan musyawarah, Brigpol Abdul Rahim memberikan kesempatan kepada masing-masing pihak untuk menyampaikan penjelasan serta meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Suasana mediasi berlangsung kondusif hingga akhirnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Kesepakatan damai pun dicapai, di mana kedua pihak saling memaafkan, berkomitmen tidak memperpanjang permasalahan, serta menjaga hubungan baik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di lingkungan tempat tinggal mereka.
Brigpol Abdul Rahim mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpancing oleh informasi atau unggahan yang belum tentu diketahui kebenarannya.
Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mediator yang mampu menyelesaikan konflik sosial secara cepat, damai, dan mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.
